soundstream
soundstream

Sejak awal Agustus Soundstream turut memeriahkan skena panggung virtual. Setelah menampilkan enam musisi kenamaan Indonesia, kini Soundstream mendaulat .Feast dan The Panturas untuk menutup serangkaian tayangan musik virtual dengan manis di Sabtu malam (29/08) lalu.

Menjadi penampil pertama, .Feast membuka dengan sebuah narasi panjang tentang kisah pembuatan album Membangun Dan Menghancurkan. Baskara Putra mengatakan bahwa ide pembuatan album ini sudah ada sejak tahun 2018 dan perlahan terlihat wujudnya sejak lagu Dalam Hitungan mereka luncurkan pada Juni 2019.

 “Album ini mampu menggambarkan kondisi sehari-hari di era internet yang serba biner atau hitam putih. Kalau lo nggak setuju sama gue, lo musuh gue. Kalo lo setuju sama gue, udah pasti lo sama kayak gue. Nggak ada tengah-tengahnya,” kata Baskara dalam tayangan Soundstream.

Band jebolan kampus UI tersebut juga membawakan semua lagu yang telah mereka luncurkan dari album ketiganya itu. Semuanya memiliki pesan sindiran yang tersirat, walaupun tak jarang kritikan keras mereka lontarkan dalam liriknya. Bisa disimpulkan bahwa .Feast masih belum melunak.

Setelah hampir dua puluh menit, visual hitam putih tiba-tiba berganti dengan warna-warna cerah. Musik khas rock selancar mulai terdengar yang menandakan The Panturas akan segera tampil. Abyan Nabilio membuka penampilan The Panturas dengan sebuah narasi tentang album Mabuk Laut sebelum memainkan lagu “Gurita Kota”.

Selain nuansa musik yang kontras berbeda, narasi yang dibawakan oleh The Panturas juga terasa jauh lebih ringan. The Panturas mengakui bahwa proses pembuatan album yang menjadi kumpulan karya mereka sejak awal terbentuk ini tidak menemui banyak hambatan.

“Jadi tau-tau beres aja gitu. Band hoki (beruntung, red) panturas mah,” kata Abyan saat menggambarkan tantangan yang mereka hadapi.

Seperti yang telah dijanjikan sebelumnya, Soundstream episode ketiga ini menampilkan kolaborasi antara .Feast dan The Panturas. Lagu “Gelora “yang mereka rekam bersama menjadi penutup konser virtual itu. Selain itu, nama Rian Ekky Pradipta yang adalah vokalis dari d’Masiv juga menjadi salah satu kolaborator dalam episode kali ini. Ia turut tampil membawakan lagu “Dalam Hitungan” bersama .Feast dan mampu memberi warna berbeda.

Oscar Lolang yang menulis lirik serta mengisi vokal di lagu “Arabian Playboy” milik The Panturas juga turut memeriahkan gelaran Soundstream kali ini. Penampilannya yang nyentrik dan flamboyan sangat menarik untuk disaksikan. (teks: fan, foto: dok Soundstream)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here