Setelah dirilis pada 2010, DRIVE kembali menghadirkan lagu Katakanlah dengan sentuhan musikal yang berbeda. Kali ini, lagu tersebut dikemas dalam versi baru, masih dalam judul yang sama namun dengan aransemen yang lebih sederhana, elegan, dan emosional melalui dominasi instrumen piano serta sentuhan strings trio yang terdiri dari cello, viola, dan violin.
Mengaransemen ulang lagu-lagu lama bukanlah hal baru bagi DRIVE. Kebiasaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan musikal band ini, terutama untuk mengeksplorasi warna baru yang dapat memperkaya penampilan mereka di atas panggung. Tak hanya untuk kebutuhan live performance, aransemen alternatif itu juga dinilai menarik untuk dihadirkan sebagai rilisan resmi.
“Merombak aransemen memang sudah menjadi kebiasaan DRIVE sejak lama. Hampir semua lagu hit kami pernah saya ubah aransemennya, bahkan ada yang lebih dari dua kali. Awalnya, hal itu kami lakukan untuk kebutuhan live performance. Namun, ternyata menarik juga jika dikembangkan menjadi sebuah rilisan,” ujar Bhusdeq.
Dalam perilisan ulang Katakanlah kali ini, DRIVE yang menggarapnya secara independen turut menggandeng Mazaiya, musisi muda berbakat yang telah memulai debutnya di industri musik profesional sejak berusia 14 tahun. Tak hanya memiliki karakter vokal yang menarik, Mazaiya juga dikenal piawai memainkan gitar dan drum.
Keterlibatan Mazaiya menjadi salah satu daya tarik dalam versi terbaru “Katakanlah”. Bhusdeq mengungkapkan, dirinya telah lama mengamati perjalanan musikal Mazaiya melalui Instagram. Ketertarikan itu kemudian berlanjut menjadi kolaborasi setelah keduanya melihat adanya kecocokan karakter vokal dan musikalitas.
“Untuk lagu ini, saya terpikir mengajak Mazaiya, seorang musisi muda yang kariernya sudah lama saya pantau di Instagram. Karakter vokalnya cocok dan musikalitasnya juga oke banget. Saat kami mengajaknya mengikuti workshop di studio, dia menyanyikan lagu ini secara duet dengan Axl. Dari situ, kami sepakat menghadirkan Katakanlah dengan aransemen yang lebih sederhana, dengan piano sebagai instrumen dominan,” jelas Bhusdeq.
Meski kini hadir dengan nuansa yang lebih intim melalui versi piano, eksplorasi DRIVE terhadap Katakanlah tidak berhenti sampai di sini. Band ini juga berencana merilis versi band dengan aransemen yang lebih dekat dengan format penampilan mereka saat tampil di panggung.
Melalui versi terbaru ini, DRIVE menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati Katakanlah, sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah lagu dapat menemukan warna dan nuansa baru tanpa kehilangan identitas musikalnya. (ryks/foto:dok.DRIVE)








