Jangan Sampai Terlewat! Indra Lesmana Siap Hadirkan Proyek Musikal Sydney Reunion di Jakarta

Bagi Indra Lesmana, Sydney bukan sekadar kota tempat menimba ilmu, tetapi juga bagian penting dari perjalanan musikalnya. Pada 30 Juni 2026 mendatang, pianis dan komponis jazz terkemuka Indonesia ini akan menghadirkan proyek Sydney Reunion dalam konser yang digelar di DeConcert Room, Deheng House, Jakarta.

Dalam konser nanti, Indra bersama ketiga musisi Australia tersebut akan membawakan materi dari album Sydney Reunion, ditambah sejumlah komposisi yang ditulisnya saat masih belajar dan bermukim di Sydney pada era 1980-an.

“Reuni itu memicu ide untuk menyiapkan karya di Sydney. Akhirnya saya balik lagi ke Sydney, rekaman, dan September 2024, merilis album di Sydney. Album itu bisa dibilang merupakan penanda hubungan diplomasi Indonesia-Australia ke 75,” ujar sang maestro musik indonesia.

Indra menambahkan, konser di Jakarta akan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya-karya terbaru dari album tersebut sekaligus menghidupkan kembali beberapa komposisi yang lahir pada masa awal perjalanan musiknya di Australia.

Selain konser, rangkaian kegiatan juga akan mencakup sesi masterclass di beberapa kota. Menariknya, penyelenggaraan acara turut mendapat dukungan dari Indonesia Australia Business Council sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan budaya dan industri kreatif antara Indonesia dan Australia.

Sydney Reunion berawal dari perjalanan napak tilas Indra ke Australia pada 2024. Dalam kunjungan tersebut, ia kembali bertemu dengan sejumlah sahabat lamanya, yaitu Steve Hunter (bas), Andrew Gander (drum), dan Dale Barlow (sax). Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi sesi bermusik yang melahirkan album baru bertajuk Sydney Reunion.

Koneksi Indra dengan Sydney memang memiliki akar yang kuat. Pada 1978, ia memperoleh beasiswa penuh untuk belajar di New South Wales Conservatorium School of Music dan sempat menetap di kota tersebut selama beberapa tahun. Pengalaman itu menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan musikalnya hingga dikenal sebagai salah satu tokoh jazz Indonesia yang berpengaruh.

Bagi penggemar jazz, konser ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan pertemuan kembali para musisi yang terhubung oleh persahabatan dan perjalanan musik selama puluhan tahun. Sebuah reuni yang tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga karya-karya baru yang lahir dari semangat kolaborasi lintas negara. (ryka/foto:ist)

Related Article

Latepost

Event Highlights