Ajang penghargaan tertinggi insan musik Indonesia kembali hadir. AMI Award ke-23 siap digelar pada 27 November mendatang dan disiarkan secara live di layar kaca.

Meski pandemi masih mewabah, semangat solidaritas seniman di industri musik masih tetap terjaga dengan baik. Dan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya semaksimal mungkin.

Situasi pandemi menjadikan kreatifitas para musisi mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya 50 persen data entry. Dari 1973 karya didapat di tahun lalu, kini menjadi 2971 karya musik yang masuk di tahun 2020 ini.

“Kami sangat bersyukur bahwa pandemi tidak menghentikan para seniman musik untuk berkarya. Justru ditengah keterbatasan dan diharuskan untuk tinggal di rumah saja, kreatifitas meningkat,”ungkap Dwiki Dharmawan, Ketua Umum YAMI, dalam virtual gathering dengan awak media, Rabu (21/10).

foto dok.AMI Awards

“Kami sangat memberikan apresiasi kepada semua musisi yang telah berpartisipasi. Kami tetap mempertahankan proses seleksi secara ketat dan transparan sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” sambungnya.

Peningkatan hasil karya musik yang masuk ke dalam YAMI, menjadikan ajang pernghagaan satu tahuhan ini mengalami penyesuaian. Belum lagi ditambah konsep kategorisasi yang berbeda, tentu saja hasilnya mengalami perbedaan.  

Menurut Syaharani selaku ketua dewan kategorisasi AMI Award,  hadirnya diskusi dan pemilihan karya dalam format virtual membuat para juri lebih ketat dalam memilih karya.   

“Kalo biasanya kita para juri datang dan berdiskusi, kali ini, justru waktunya lebih panjang. Karena diskusinya ada yang dilakukan lewat virtual dan ada juga diskusi langsung. Keuntungannya, masing-masing dewan juri jadi bisa mendengarkan lagu lebih panjang dan jadi lebih seru diskusinya,” papar musisi jazz, Syaharani.

Dewan juri memutuskan bahwa AMI Award ke-23 yang megusung tema Musik Menyatukan Kita, akan memberikan pengharggan kepada 53 kategori terpilih, 1 penghargaan untuk Legenda Musik Indonesia dan 1 Lifetime Achievement Award. Sementara 5 kategori yang mengalami penyesuaian diantaranya, Artis Jazz Kontemporer Terbaik. Sebelumnya kategori Artis Jazz Vokal Terbaik.

Lalu Artis Solo /Pria /Wanita / Grup / Kolaborasi Dangdut Berbahasa Daerah Terbaik. Kemudian Artis Solo /Pria /Wanita / Grup / Kolaborasi Elektronika Terbaik. Dan di bidang Keroncong, ada kategori  Artis Solo /Pria /Wanita / Grup / Kolaborasi Keroncong / Stambul / Langgam / Asli Terbaik serta Artis Solo /Pria /Wanita / Grup / Kolaborasi Keroncong / Stambul / Langgam / Ekstra Kontemporer Terbaik(Ryka / foto : AMI Award)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here